Sini Manggung Tuai Kritik, Sana Bentuk Grup Musik Semua Asik

Sini Manggung Tuai Kritik, Sana Bentuk Grup Musik Semua Asik

Spread the love

Menjadi pemimpin wilayah memang tidaklah mudah. Karena dalam seketika Anda akan menjadi sorotan publik dan semua aktivitas Anda akan menjadi konsumsi masyarakat. Layaknya seorang public figure memang. Hal ini mungkin tak akan sulit bagi mereka yang memang sudah terbiasa menjadi public figure dan kemudian beralih profesi.

Sama-sama menjadi sorotan masyarakat, akan tetapi cerita yang diangkat akan membentuk sebuah opini yang berbeda saat anda berada pada panggung yang berbeda. Ya, sebut saja si Sini yang dulunya adalah seorang public figure. Dimana dulunya ia menjdi primadona semua orang karena karyanya yang begitu mengena di hati masyarakat. Tentu saja Sini memiliki pasar yang begitu besar melalui para fans yang selama bertahun-tahun setia terhadapnya.

Mengikuti setiap berita yang ada dengan respon yang begitu positif dan mampu merepresentasikan bahwa Sini adalah seorang public figure teladan yang patut dicontoh. Dan mungkin hal itu tak sepenuhnya salah meskipun tak sepenuhnya benar. Karena bagaimanapun semua orang pasti memiliki kekurangan. Hanya saja apakah kekurangan itu masih di tutupi oleh Tuhan atau memang kekurangan itu masih termaafkan, semuanya tergantung dari masyarakat yang menerima.

Hanya saja sejauh ini semuanya mulus-mulus saja. Ia menjadi public figure dengan respon yang terbaik. Lalu kemudian seolah Sini mendapatkan sebuah wangsit saat ia melihat bagaimana kondisi negeri ini. Berbagai hal mulai menari-nari dalam pikirannya dan menjadi begitu mengganggu. Hingga akhirnya ia merasa bahwa apa yang ia lakukan masih belum cukup dan masih ia merasa ia bisa melakukan hal yang jauh lebih tinggi.

Hal seperti ini tentu saja tidaklah salah karena setiap orang bisa saja melakukan hal yang mungkin jauh dari hal yang biasa dilakukan jika memiliki tekad yang kuat. Akan tetapi sepertinya masyarakat kali ini memiliki pro kontra atas apa yang ia inginkan. Sebagian memberikan dukungan positif akan tetapi sebagian lagi menyarankan agar ia berada di zonanya saja. Karena mengurus sebuah wilayah menjadi wilayah yang berbeda dan berada pada level yang juga berbeda. Akan tetapi siapa yang tahu jika tekadnya bear-benar mendorongnya untuk menjalankan niat baiknya.

Humor Panggung Politik Indonesia

Dan benar saja, nyatanya lebih banyak masyarakat yang mendukungnya. Buktinya kini ia menjadi seorang pengurus wilayah. Sejak saat itu semuanya menjadi berbeda, banyak hal dalam dirinya yang terasa masih kurang pas dalam mengurus wilayah. Ia belum mengikuti protokol dengan baik dan dengan semestinya. Ia benar-benar belum membayangkan secara detail hingga akhirnya banyak tekanan dimana-mana saat main di agen cbet. Dan tak mengherankan jika kemudian rindu dengan dirinya yang lama menjadi hal yang kemudian terbayangkan.

Melihat banyak yang harus dipelajari membuat ia merasa ada kalanya butuh refresh. Dan ini bukan menjadi hal yang salah apalagi setiap orang memiliki caranya masing-masing. Ia pun memilih untuk sesekali kembali menjadi public figure untuk mengobati kangen. Akan tetapi nyatanya hal ini menuai kritik karena dianggap tidak lagi pantas kembali ke zona yang bukan dirinya. Itu tidak ada dalam protokol.

Namun coba kita tilik ke sisi yang lain. Sana bersama kawan-kawannya yang menjadi pengurus wilayah pada level yang memang jauh lebih tinggi dan memiliki jiwa public figure yang terpendam kemudian mulai merintis sebuah grup musik. Dengan berlandaskan pada alasan bahwa soft skill perlu disalurkan, akhirnya grup musik tersalurkan dan semuanya asik bahkan beberapa mulai membuat undangan untuk menyaksikan kebolehannya diatas panggung. Mungkin memang protokol menjadi public figur bukan untuk Sini.

Jimmie Moore Author